Membuat Homepage Dinamis Dengan Mudah

Membuat Homepage Dinamis Dengan Mudah

Membuat Homepage Dinamis – Semua halaman web atau website dapat dikatakan interaktif. Pengguna memilih menu yang disediakan oleh webmaster dengan mengklik hyperlink di halaman web tersebut. Sebuah halaman web dimungkinkan untuk menampung kontribusi pengunjungnya dalam bentuk saran dan kritik melalui fasilitas dimungkinkan untuk menampung kontribusi pengunjungnya dalam bentuk saran dan kritik melalui fasilitas contact ke webmaster. Homepage interaktif seperti ini juga bersifat dinamis yang memerlukan pengetahuan dasar pemrograman untuk membuatnya. Pada postingan terdahulu sudah mengenal halaman web yang bersifat statis, belum dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas lanjut, seperti aplikasi yang terpadu dengan web.

Mengenal Homepage Statis, Dinamis dan Aktif

Membuat Homepage Dinamis – Istilah homepage interaktif sebenarnya kurang tepat sebab setiap homepage seharusnya bersifat interaktif. Hal ini membedakan dokumen web dengan dokumen-dokumen lain. Interaktivitas homepage atau halaman web ditandai dengan adanya hyperlink yang memungkinkan pembaca meloncat dari bagian yang satu ke bagian lain dalam sebuah dokumen atau berpindah dari satu dokumen ke dokumen lain, bahkan dari satu situs ke situs lain. Jadi, setiap homepage seharusnya bersifat interaktif.

Dokumen web dapat dikelompokkan menjadi 3 kategori berdasarkan waktu kapan atau di mana isi (tampilan) halaman web ditentukan. Ketiga kategori tersebut adalah web statisweb dinamis, dan web aktif. Ingat, apapun kategorinya, halaman web seharusnya tetap interaktif.

Homepage Statis

Membuat Homepage Dinamis – Homepage atau halaman web statis adalah dokumen web yang isinya tetap, baik yang dilayar browser (client). Ketika mengakses halaman web statis, maka akan memperoleh duplikat file web tersebut yang ditampilkan di layar browser sesuai tag-tag dalam file HTML tersebut. Perubahan isi hanya dapat dilakukan pada file yang tersimpan di server.

Homepage Dinamis

Membuat Homepage Dinamis – Halaman web atau Homepage dinamis dapat dikelompokkan menjadi 2 macam, yaitu halaman web yang isinya dapat berubah tanpa perlu mengubah kode HTML-nya, dan halaman web yang dihasilkan oleh program-program server side berdasarkan parameter URL.

Halaman halaman web dinamis kelompok pertama sering mengguna teknologi Dynamic HTML (DHTML), bahasa pemrograman script client side seperti JavaScript dan VBScript. Isi atau tampilan halaman web dinamis dapat berubah-ubah dari waktu ke waktu. Sebagai contoh yang sederhana adalah sebuah halaman yang menampilkan Jam dan Tanggal dari Sever. Waktu adalah informasi yang bersifat dinamis,nilainya berubah setiap saat. Tampilan waktu tersebut di halaman web selalu berganti tanpa harus mengubah kode HTML nya setiap saat.

Halaman – halaman web dinamis kelompok kedua biasanya dihasilkan dengan pemrograman server side, seperti ASP yaitu active server pages, PHP, Python, Perl, Microsoft Net, dan masih banyak lainnya. Program server side biasanya menggunakan teknologi CGI yaitu Common Gateway Interface untuk menghasilkan halaman web dinamis. Dokumen web dinamis dibuat oleh server web ketika ada permintaan atau request dari klient (browser). File yang disimpan di server tidak sama dengan file web yang dikirimkan ke browser klien. Server menyimpan program atau script untuk menghasilkan dokumen web pada saat ada permintaan. Server menghaswilkan dokumen web (HTML) yang kemudian dikirim dan ditampilkan pada layar browser klien. File HTML yang dikirim tersebut tidak disimpan di server.Membuat Homepage Dinamis Dengan Mudah

DHTML dan Client Side Script

Membuat Homepage dinamis dengan menggunakan HTML Dinamis (DHTML) adalah suatu teknik membuat dokumen web dinamis dengan menggunakan kombinasi bahasa markup statis HTML, bahasa script sisi klien (seperti JavaScript dan VBScript), dan bahasa pendefinisian style CSS, konsep DHTML memungkinkan halaman halaman web dibuat skrip, sehingga isinya dapat berbeda atau berubah tergantung pada masukan dari pengguna, kondisi lingkungan (misalnya waktu atau sistem operasi), dan variabel-variabel lain.

DHTML dapat digunakan untuk membuat program-program aplikasi yang dijalankan oleh browser web, seperti menu navigasi, formulir interaktif, soal soal tes atau ujian interaktif (dalam e-learning), kalender, jam dan sebagainya. Aplikasi DHTML tidak memerlukan program bantu, hanya membutuhkan browser yang mampu menerjemahkan perintah-perintah dalam script DHTML seperti Google Chrome.

Script Client Side yang ditulis dalam bahasa pemrograman seperti JavaScript atau VBScript didasarkan pada beberapa standar atau aturan yaitu HTML, HTTP, dan DOM yaitu Document Object Model. Script script semacam ini dapat digabungkan bersama dokumen file HTML atau disimpan sebagai komponen eksternal HTML.

Proses tranksanksi halaman-halaman web dinamis berbasis script sisi klien divisualisasikan seperti ketika browser klien meminta halaman web dinamis ke server web, file file yang diperlurkan dikirim ke komputer klien. Browser web klien mengeksekusi atau menjalankan script yang diterima dan menampilkannya.

Halaman Web Dinamis dengan Server Side Script

Berbeda dengan web dinamis dengan teknologi client side scripting, web dinamis dengan teknologi server side scripting memerlukan server yang dapat menjalankan script yang melekat pada dokumen HTML, kemudian mengirimkan hasilna dalam bentuk dokumen HTML lengkap (bukan duplikat file HTML yang tersimpan di server) ke browser klien. Pendekatan ini dikenal dengan SSI atau server side includes. Dalam hal ini, pada sisi klien tidak diperlukan persyaratan browser berkemampuan canggih, karena browser hanya menampilkan dokumen HTML biasa tanpa menjalankan script. Sebaliknya, server web harus dilengkapi teknologi yang mampu menjalankan script. Oleh karena itu, dari yang mampu menjalankan script. Oleh karena itu, dari segi perangkat keras, teknologi ini memerlukan komputer berspesifikasi tinggi. Dari segi keamanan, server side scripting lebih aman dari pada client side scripting.

Situs situs web modern dewasa ini banyak yang menggunakan teknologi server side, seperti ASP dan PHP. ASP atau Active Server Pages adalah teknologi server side dari Microsoft untuk menghasilkan halaman-halaman web dinamis. ASP didistribusikan bersama server web IIS pada Ms Windows, sehingga hanya dapat dipakai pada server windows. Pengguna non Windows mempunyai alternatif teknologi server side lain yang populer yaitu PHP.

Semula PHP dirancang sebagai sekumpulan script bahasa pemrograman Perl yang kemudian menjadi sekumpulan program biner CGI dalam bahasa C oleh programer berkebangssan Denmark. Rasmus Lerdorf pada tahun 1994. Pada awalnya PHP dikenal sebagai kependekkan dari “Personal Homepage”, karena oleh penulisnya digunakan untuk membuat resume (curriculum vitae). Dalam perkembangan selanjutnya, PHP dikenal sebagai singkatan rekursif (berulang), yaitu”PHP: Hypertext Preprocessor”.

Ketika mengakses halaman web pada situs yang menggunakan php seperti website patas computer ini, server web akan memanggil mesin penerjemah PHP untuk memproses perintah-perintah PHP yang ada di dalam file PHP dan menghasilkan file HTML yang dikirim dan ditampilkan di layar browser. Kita tidak bisa melihat kode kode PHP pada file web, namun yang akan dilihat file tersebut sudah menjadi file HTML, biasa.

PHP mudah dipakai dan mirip dengan bahasa pemrograman umum seperti C, Perl, dan Java dan digunakan untuk membuat software aplikasi (program lepas). Bahasa pemrograman PHP bersifat longgar, jenis variabel bersifat dinamis tanpa perlu dideklarasikan jenisnya. PHP juga dapat berinteraksi dengan sistem manajemen database relasional seperti MySQL, Oracle, IBM DB2, Microsoft SQL Server, PostgreSQL dan SQLite. Selain itu, PHP juga bersifat multiplatform yaitu dapat dijalankan dikomputer dengan berbagai sistem operasi seperti Linux, MacOS, Windows dan  lainnya. dan dapat berinteraksi dengan berbagai server web seperti Apache, IIS, Litespeed dan lainnya. PHP juga dapat digunakan untuk menghasilkan file-file selain HTML, seperti file PDF dan file gambar.

Homepage Aktif

Halaman web aktif adalah dokumen web yang memuat aplikasi yang dijalankan di komputer klien. Program yang dijalankan disimpan di server dan akan diduplikasi ke klien ketika ada permintaan. Selanjutnya, komputer klien akan menjalankan dan menampilkannya di layar browser.

Halaman web aktif dapat dibuat menggunakan script sisi klien seperti JavaScript atau menggunakan program aplikasi yang memerlukan plugin atau prorgam bantu disisi klien untuk menjalankannya. Contoh-contoh program aplikasi web yang memerlukan plugin adalah Java applet dan animasi flash.

Halaman web aktif merupakan bagian dari halaman web dinamis. Contoh-contoh homepage aktif adalah homepage yang memuat aplikasi-aplikasi web seperti: kalender, jam, animasi teks yang bergerak di halaman web, animasi flash yang memungkinkan berinteraksi degnannya, dan applet java.

Dan itulah artikel mengenai tentang Membuat Homepage dinamis beserta Mengenal Web Dinamis, Statis dan Aktif

Membuat Homepage Dinamis Dengan Mudah | Patas Computer | 4.5